#Buku – Tiga Puisi Dalam Satu Jantung…

3 buku puisi

 

Haduuhhh…judulnya hehe itu hanya karanganku saja sih habisnya bingung mau ngasih judul apaan😀

Tiga buku ini aku beli dalam satu waktu pas saat itu aku ada gawean ke daerah Cengkareng nah pas saat itu lihat di salah satu mall daerah sana lagi ada diskonan hampir 70% untuk buku buku. Hmmmm siapa yang gak keblingger yah pas lihat harga ketiga buku itu, dimana harganya paassss banget sama kantongku, yahsud aku langsung beli tiga buku itu.

Ini sebagian kata kata yang aku cuplik dari ketiga buku itu, gak mungkin kan yah aku tulis semua isi dari ketiga buku ituuu???😀

  • Daging Akar karya Gus tf

Angkasa luas inilah yang menggelembungkan balon

dikepalaku. Bongkahan planet melayang, seperti gumpalan dada yang mengerang. “Siapa anda? Punyakah anda secebis kisah tentang dunia? Tolong”

Tidak tak ada kisah

tentang dunia. Kecuali dongeng, semacam konon, yang diterbangkan oleh sepotong daging di jagat raya. “Ini bulan kuserpih dari seratku malam ini. Ini matahari, kubeset dari kulitkuyang siang. Pada keduanya ada gerhana, tempat kau berpikir tentang tiada”

Tentang tiada? “Aku manusia! Diriku lahir karena ada. Siapa anda? Takkan aku bertanya kalau di mataku Anda tiada. Takkan aku berkata kalau gugus galaksi gelap saja. Takkan aku berpikir kalau semuanya sia sia. Siapa anda?”

“Sudah mereka katakan aku cuma dongeng. Sudah mereka katakan aku cuman konon. Tapi aku daging. Daging, yang setiap hari engkau telan engkau muntahkan…”

 

  • Kepada Cium karya Joko Pinurbo

Kaulah matahari malam yang betah berjaga menemani saya, menemani kata, sehingga saya tetap bisa menyala di remang redup kata – Kepada Mata

Anda boleh menulis puisi untuk atau kepada siapa saja asal jangan sampai lupa menulis untuk atau kepada saya. siapakah saya? Saya adalah Kata – Kepada Saya

 

  • Jantung Lebah Ratu karya Nirwan Dewanto

Lautan jauh, terimakasih

meski kuhapus wajahmu

kau kirim keringatmu

ke piring putih ini.

.

.

.

.

Peluh lautan, terimakasih

kau sembunyikan Mississipi

agar aku mulai mengerat

lidah hangusku sendiri.

———————————————————————-

Dari ketiga buku puisi itu, masing masing penyair benar benar memiliki karakter yang beda beda dan sangat kental dengan karya karya mereka tapi buat aku pribadi, pemahaman yang lumayan berat hingga mengerutkan kening itu bukunya Gus tf, walau puisi puisi nya singkat tapi benar benar meres otak untuk mencernanya  karena banyak sekali kosakata yang asing buat aku tapi gak ada salahnya kan belajar?? hehe

Semoga bermanfaat yah tulisan ini, mungkin buat yang gak suka puisi mending gak usah baca tapi buat pecinta puisi tak ada salahnya membaca ketiga buku puisi itu. Belajar?? yuuukk mareee😀

 

Salam Larassati!!

Tepian Kota Mimpi, 080213//23.45′

 

 

16 responses

  1. Kau tunjukkan sekelip pelita kala gelap langit di ujung mata, pecahkan bimbang dalam galau di simpang jalan, kaubisikkan puisi dan kata tentang sebongkah batu karang yang gigih diterjang ombak lautan. Kepada Hati Nurani.

    Belajar meniru gaya berpuisinya Joko Pinurbo..hehehe🙂
    menikmati puisinya mbak? tar kalo jalan di tb mau cari diskonan juga ah.

    09/02/2013 pukul 8:53 am

    • Kepada Mata

      Antara Hitam dan putih mu adalah jarak yang tak bisa terurai. Seperti kelopak mata dan butiran airmata yang tak kan pernah kering membasahi mata. Seperti itulah cinta. Selalu basah diantara lingkar bernama rindu.

      hehehehehehe piisss😀

      09/02/2013 pukul 2:40 pm

  2. boesta

    Seneng banget puisi kayane…:D

    09/02/2013 pukul 3:15 pm

    • heeh mass….bacaane gak terlalu berat walau kadang berat😀

      09/02/2013 pukul 3:20 pm

      • boesta

        Yang baca berat.. #Ehhhhh Hahahahaha

        09/02/2013 pukul 3:22 pm

      • hahahahaa kalau itu mah kelebihan berat yah😀 #padahal ak langsing singset mas😛

        09/02/2013 pukul 3:24 pm

  3. Seneng baca puisi.. tapi nggak bisa bikin puisi… hikss..
    – yo wis baca puisi Larass wae…🙂 –

    10/02/2013 pukul 2:33 am

    • kalau baca puisi Larass eehh…ntar kebawa galau loh pak bams😀

      11/02/2013 pukul 1:16 pm

  4. kezedot

    ku suka ini
    jadi ingin terus belajar
    salam

    10/02/2013 pukul 9:57 pm

    • sama aku juga pengen terus belajar biar bisa buat puisi sehebat karya2 mreka…salam kembali, makasih yah🙂

      11/02/2013 pukul 1:10 pm

  5. Nek bukuku terbit jo lali tuku mbak!🙂

    11/02/2013 pukul 3:47 pm

    • Aamiinn…siap pak Yoga ahli cinTAH😀

      11/02/2013 pukul 4:02 pm

      • Hahahaha. . Ono-ono wae ki tenan ah. Tekan cinTAh mbarang. Wkwkwk:mrgreen:

        28/02/2013 pukul 2:51 pm

  6. Semuanya tentang cinta nih?

    19/02/2013 pukul 10:55 pm

  7. yang akar daging sampe sekarang ga mudeng-mudeng aku..hehe

    22/07/2013 pukul 9:29 am

    • hehehe emang kudu berkali kali yah…makasih sudah mampir kesini🙂

      22/07/2013 pukul 2:17 pm

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s